Isu Mengenai Bakteri, Antibiotik, dan Sifat Resisten Bakteri

Penemuan dan pengembangan beberapa antibiotik antara tahun 1930-an sampai dengan 1960-an telah berperan secara efektif dalam memberantas penyakit mematikan yang disebabkan oleh bakteri. Salah satu contohnya adalah pada masa perang dunia II, banyak prajurit yang terserang Streptococcus pneumonia. Akan tetapi setelah ditemukannya dan digunakannya penisilin-G, jumlah kematian prajurit akibat infeksi bakteri tersebut menurun. Setelah adanya bukti tentang resistensi penisilin-G, maka dikembangkan antibiotik generasi kedua, misalnya metisilin, cepalotin, dan imipenem. Tahun 1961, ditemukan adanya resistensi dari metisilin (strain S.aureus). Selanjutnya ditemukan juga adanya resistensi bakteri-bakteri terhadap antibiotik yang telah dipasarkan. Bertahun-tahun pengamatan, maka didapatkan pernyataan bahwa bakteri-bakteri dapat mengembangkan resistensinya terhadap hampir semua antibiotik.

Tabel 1 menggambarkan kepada kita akan adanya masalah resistensi bakteri terhadap antibiotik. Dari tabel tersebut, dapat diamati bahwa sebagian besar antibiotik telah ditemukan adanya resistensi dalam selang waktu yang pendek. Tetapi dalam kasus vancomisin dan eritromisin, barulah sekitar 3 dekade setelah dipasarkannya antibiotik tersebut, ditemukan adanya resistensinya.

No. Antibiotik Inti Struktur Tahun dipasarkan Tahun dimana resistensi teramati
1 Prontosil Sulfonamida 1935 1940-an
2 Penisilin G Beta laktam 1943 1940-an
3 Streptomisin Aminoglikosida 1943 1959
4 Kloramfenikol Fenilpropanoid/amfenikol 1947 1959
5 Tetrasiklin Poliketida 1948 1953
6 Eritromisin Makrolida 1952 1982
7 Vancomisin Glikopeptida 1956 1984
8 Polimiksin Polipeptida 1960-an 1976
9 Metisilin Beta laktam 1960 1961
10 Ciprofloksasin Quinolon 1987 1988
11 Cepalotin Cepalosporin 1964 1965
12 Rifampisin Rifamisin 1967 1968
13 Clindamisin Linkosamida 1969 1979
14 Imipenem Carbapenem 1985 1986
15 Quinupristin/dalfopristin Streptogramin 1999 1999
16 Linezolid Oxazolidinon 2000 2001
17 Daptomisin Lipopeptida 2003 2005

Berikut merupakan hal-hal yang menyebabkan bakteri dapat menjadi resisten terhadap antibiotik:

  1. Overekspresi dari enzim yang dapat memodifikasi antibiotic, supaya antibiotik inaktif.
  2. Mutasi dari target site bakteri yang memtolerir target site mempertahankan fungsinya.
  3. Mengeksport antibiotic ke luar media sel bakteri melalui mekanisme pompa efflux multidrug-resistant (MDR), atau menghilangkan porin channels yang mengakibatkan permeabilitas dari bakteri yang rendah terhadap antibiotic  (Gonzales, R.D, Schreckenberger P.C, Graham M.B, Kelkar S., DenBesten K., dan Quinn J.P., 2001; Kaatz G.W, dan Seo S.M, 1997; dan Fisher, J.F, Meroueh, S.O, dan Mobashery, S., 2005).

 

Sekian dulu mengenai isu ini, kalau ada kesempatan akan saya lanjutkan mengenai pemecahan masalah terhadap resistensi antiobiotik yang sangat potensial untuk dikembangkan.

 

PUSTAKA:

Gonzales, R.D, Schreckenberger P.C, Graham M.B, Kelkar S., DenBesten K., dan Quinn J.P., 2001, Infections Due to Vancomycin-Resistant Enterococcus faecium Resistant to Linezolid, Lancet 357(9263), 1179.

Kaatz G.W, dan Seo S.M, 1997, Mechanisms of fluoroquinolone resistance in genetically related strains of Staphylococcus aureus. Antimicrob. Agents Chemother, 41(12), 2733–2737.

Fisher, J.F, Meroueh, S.O, dan Mobashery, S., 2005, Bacterial Resistance to B-Lactam Antibiotics Compelling Opportunity, Chem. Rev., 105(2), 395–424.

About these ads

About edhisambada

Saat ini menjalani profesi apoteker USD, mempunyai hobi mencari artikel2 yang menarik dan tenis. View all posts by edhisambada

2 responses to “Isu Mengenai Bakteri, Antibiotik, dan Sifat Resisten Bakteri

  • Ajeng Maria

    Malam mas, artikel nya menarik :) apalagi berhubungan dengan skripsi saya tentang eksplorasi bahan alam sbg antibakteri thd bakteri resisten. Ternyata mas kuliah di USD juga ya. Saya angkatan 2010 dan sedang skripsi :) Kalo boleh tanya, data2 tabel di artikel itu sumbernya darimana ya? Thx before mas dan salam kenal :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: